This is default featured slide 1 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

This is default featured slide 2 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

This is default featured slide 3 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

This is default featured slide 4 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

This is default featured slide 5 title

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.

Welcome to our website. Neque porro quisquam est qui dolorem ipsum dolor.

Lorem ipsum eu usu assum liberavisse, ut munere praesent complectitur mea. Sit an option maiorum principes. Ne per probo magna idque, est veniam exerci appareat no. Sit at amet propriae intellegebat, natum iusto forensibus duo ut. Pro hinc aperiri fabulas ut, probo tractatos euripidis an vis, ignota oblique.

Ad ius munere soluta deterruisset, quot veri id vim, te vel bonorum ornatus persequeris. Maecenas ornare tortor. Donec sed tellus eget sapien fringilla nonummy. Mauris a ante. Suspendisse quam sem, consequat at, commodo vitae, feugiat in, nunc. Morbi imperdiet augue quis tellus.

Minggu, 29 September 2013

4 Cara Membentuk Tim Penjual yang Hebat

Order Penjualan merupakan ujung tombak kesuksesan sebuah bisnis. hal ini Tentunya, diperlukan tim penjual yang hebat. Berikut beberapa hal penting yang harus dimiliki oleh tim penjual :
  1. Fokus.
    Untuk menjadi seorang sales yang sukses, harus dibangun dari mimpi, tujuan dan rencana, tiga poin pokok yang harus dimiliki oleh setiap penjual. Tiga pertanyaan mendasar yang harus mampu dijawab, yaitu apa yang ingin kita capai...? Mengapa kita menginginkannya...? Bagaimana cara mencapainya...? Fokuslah kepada tujuan dan rencanakan sukses yang ingin dicapai
  2. Miliki kebanggaaan.
    Kunci keberhasilan kedua dalam menjual adalah memiliki rasa bangga. Bangga pada produk yang dijual, bangga kepada perusahaan tempat kita bekerja. Tim penjual yang tidak memiliki rasa bangga, dia menutup sendiri pintu keberhasilannya.
  3. Kemampuan menjual.
    Menjual bukan hanya sekadar memberitahu dan menjual produk. Kemampuan menjual adalah senjata kita untuk memenangkan penjualan. Bagaimana mendapatkan pelanggan yang tepat, bagaimana membangun hubungan, bagaimana mengetahui kebutuhan calon pembeli, bagaimana memberikan solusi yang tepat, bagaimana mempresentasikan penjualan, melakukan penutupan penjualan. Serta membina hubungan jangka panjang dengan pembeli.
  4. Komitmen.
    Komitmen adalah rambu-rambu menuju kesuksesan menjual. Komitmen pada diri sendiri, pada perusahaan juga pada pelanggan. Komitmen pada diri sendiri akan mampu mengarahkan tim penjual tetap pada tujuan awal. Sekalipun di tengah perjalanan menuju sukses, banyak rintangan yang menghalangi perjalanan sukses, kita akan tetap mengarah pada tujuan awal. Komitmen pada perusahaan akan membawa pada loyalitas dan integritas kerja. Komitmen pada pelanggan, akan menumbuhkan dan membangun kepercayaan calon pembeli. (as)

Sabtu, 28 September 2013

Kiat Sukses Memasarkan Sebuah Brand

Ketika akan memulai sebuah bisnis baru, para perintis sering menempatkan branding pada bagian belakang perencanaan bisnis mereka. Inilah yang kerap kali terjadi pada para perintis usaha dalam dunia bisnis yang awam akan branding.

Berdasarkan data pada Statistic Brain, bisa dipastikan 46 persen kegagalan pada bisnis startup didasarkan pada faktor kurangnya perencanaan. Kebanyakan dari mereka terlalu sibuk merencanakan bisnis mereka pada pengembangan produk, keuangan, ritel, supplier, pajak, dan lain-lain. Padahal salah satu aspek yang tidak kalah penting pada bagian perencanaan bisnis adalah branding yang kuat.

Tidak hanya pemilihan nama, logo ataupun slogan, branding juga ke arah siapakah Anda, bagaimanakah Anda berbeda dari pesaing Anda, bagaimana men-ciptakan sisi emosional yang kuat, branding seperti perpaduan antara strategi, pemasaran, dan komunikasi. Kekuatan branding inilah yang dapat menggerakkan mereka para konsumen untuk dapat percaya pada bisnis Anda sehingga menciptakan loyalitas dan membentuk imej atau persepsi orang-orang atas bisnis tersebut.

Dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan raksasa skala dunia, bisnis kecil dan startup sering dianggap kurang diuntungkan dalam hal marketing. Perusahaan besar memiliki sumber daya yang begitu melimpah yang siap untuk digunakan secara maksimal sementara bisnis kecil dan usaha baru (startup) jarang sekali memilikinya. Perusahaan yang sudah mapan bisa melaksanakan banyak upaya marketing baru melalui infrastruktur yang sudah ada tempat perusahaan baru harus mulai dari nol dengan banyak proyek.

Namun, anggaran yang lebih kecil tak berarti harus berpuas diri dengan hasil yang lebih kecil pula. Nasihat lama untuk bekerja lebih cerdas, bukannya berlaku dalam banyak aspek marketing, dan salah satu contoh terbaiknya ialah branding. Dengan secara selektif menggunakan strategi yang efektif dan cerdas, Anda bisa menaikkan profil usaha dan menciptakan sebuah brand yang kuat dan diingat konsumen bahkan oleh para pesaing sebagai kompetitor yang tak bisa dianggap remeh.

Jadi apa itu sebenarnya branding Meskipun banyak orang berpikir bahwa brand perusahaan adalah logo dan desain grafis, konsep yang seutuhnya dari brand jauh lebih kompleks dari itu semua. Banyak faktor yang berperan dalam sebuah brand, termasuk pengalaman pelanggan, kepribadian ritel Anda, hadirnya web Anda dan tentu saja marketing Anda. Semua itu menyusun sebuah persepsi yang dapat memperluas pangsa pasar Anda atau malah mempersempitnya.

Penting bagi UKM untuk menyadari bahwa mereka tidak akan pernah memiliki kendali sepenuhnya atas brand. Meski perilaku pelanggan dan sejumlah kecil peluang memainkan peran di sini, kerja keras untuk secara sengaja membentuk dan membangun arah brand juga tak kalah pentingnya. Kegagalan dalam mendefinisikan brand dan publik akan mendefinisikannya untuk Anda.

Jadi bagaimana Anda mendirikan sebuah brand yang sukses dalam kondisi yang serba terbatas. Inilah kiat untuk memasarkan sebuah merek, dikutip dari berbagai sumber :
  1. Pekerjaan pertama Anda ialah mengevaluasi kesan perusahaan Anda. Wawancarailah orang yang tidak menyatu dengan perusahaan Anda dan peroleh persepktif mereka mengenai kelemahan dan kelebihan perusahaan Anda. Bagaimana pendapat mereka mengenai perusahaan Anda Apa yang sudah pernah mereka dengar Apa yang mendorong atau menjauhkan mereka dari brand dan perusahaan Anda sebagai konsumen Jangan terkejut saat menemukan respon negatif. Justru seringkali masukan negatif lebih berguna daripada yang positif. Analisis jawaban-jawaban itu, temukan akar permasalahan dari isu brand ini dan ambillah langkah yang diperlukan utnuk mengoreksinya.
  2. Berikutnya, Anda harus mengamati pesaing. Apa yang sedang dilakukan pemain besar dalam sektor industri Anda Bagaimana dengan UMKM Siapa yang memiliki brand yang paling menarik saat ni dan faktor apa sajakah yang berkontribusi di dalamnya Apa yang harus ditiru dan bagaimana seharusnya upaya branding Anda berbeda dari yang sudah ada
  3. Kini waktunya untuk menentukan tujuan-tujuan branding Anda. Pikirkan dengan cermat mengenai cara Anda ingin perusahaan dipandang oleh pihak lain. Kemudian bandingkan dengan masukan yang diterima. Jika terdapat jurang perbedaan antara keduanya lalu bisa jadi branding Anda atau bisnis Anda yang lebih membutuhkan pemeriksaan. Sebuah brand yang kuat berjanji kepada pelanggan dan janji itu haruslah sesuatu yang bisa dipenuhi oleh perusahaan kedua ini.
  4. Berikutnya, susunlah rencana.Masukkan bersama sebuah lembar yang memuat tujuan, pasar yang menjadi sasaran, dan strategi yang digunakan dengan dilengkapi tolok ukur untuk menaksir hasil yang muncul. Pastikan Anda menyediakan ruang untuk fleksibilitas pengaruh eksternal dapat membawa brand Anda ke arah yang tak pernah diperkirakan sebelumnya, sehingga tetaplah berpikiran terbuka dan selalu mudah beradaptasi. Cobalah mengikuti sebuah peta jalan (roadmap) dengan tidak terlalu ketat karena jika Anda terlalu terpaku pada roadmap itu, bisa jadi Anda akan melewatkan peluang baru yang tak terpikirkan sebelumnya.
  5. Gabungkan setiap sisi perusahaan dalam branding yang Anda lakukan. Dekorasi showroom Anda, nada yang digunakan untuk berinteraksi dalam jejaring sosial dan kepribadian aplikasi mobile Anda harus menyampaikan kesan yang seragam. Bersikplah cermat dan konsisten. Rencana marketing yang terbaik di dunia bisa disabotase oleh agunan yang murah dan kekuatan tim penjualan yang dilakukan di dunia nyata.
  6. Lanjutkan mengawasi persepsi publik melalu masukan-masukan. Salah satu kelebihan yang dimiliki UMKM ialah kelincahan. Perusahaan mapan bisa dilacak melalui riwayat publiknya dengan relatif mudah sementara UMKM biasanya lebih bebas untuk memperbaiki citra publik mereka setelah melakukan kesalahan. Memantau keberhasilan brand Anda akan memungkinkan Anda memperbaiki kondisi sebelum memburuk.
  7. Seiring dengan berjalannya waktu, ulaslah perubahan dalam produk Anda, basis pelanggan dan industri. Apakah branding tradisional Anda masih relevan dan menarik di mata konsumen Jangan segan untuk melakukan reposisi namun pastikan dulu bahwa Anda memelihara ekuitas brand Anda dengan menghormati pelanggan setia Anda. Yang penting ialah menepati janji awal yang Anda berikan sembari memperluas persepsi publik.
Brand yang tepat merupakan aset tak ternilai bagi perusahaan karena mampu menarik klien yang sesuai dengan harapan dan dalam waktu yang sama juga memperkokoh profil pasar Anda. Luangkan waktu untuk menyusun dan memantau brand Anda agar Anda dapat melaksanakan upaya marketing tambahan di pasar dan dapat membantu Anda berkompetisi dengan nama-nama besar dalam sektor industri Anda. (bn)

Jumat, 27 September 2013

4 Langkah Percepat Penjualan

Para pebisnis pasti menginginkan penjualan yang maksimal sehingga peningkatan profit yang besar dapat dicapai. Tentunya, diperlukan strategi yang baik untuk mewujudkan hal tersebut. Anda memerlukan tim penjualan yang mumpuni.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mempercepat penjualan:
  1. Tawarkan produk yang bisa terjual cepat. Membangun relasi dengan pelanggan baru dengan cepat menjadi tantangan tersendiri bagi tim pemasaran. Hal itu bisa dikembangkan dengan cara menambahkan produk sederhana yang dengan mudah cepat terjual. Produk ini merupakan produk yang dibutuhkan semua orang dan menambah nilai bagi penggunanya. Sasaran pelanggannya pun tidak harus sasaran target yang telah ditetapkan sebelumnya dan tidak harus memiliki nilai ekonomi lebih bagi perusahaan. Dengan begitu, mereka akan memberi apresiasi terhadap produk serta brand Anda, dan bisa menjadi pelanggan setia Anda di kesempatan berikutnya.
  2. Jangan lupakan pelanggan lama. Mencari pelanggan baru jelas menjadi kewajiban. Namun jangan lupakan bahwa Anda pun pasti punya pelanggan lama. Momen pencarian pelanggan baru juga pasti disertai dengan target penjualan ke pelanggan lama. Jadi, tetap fokuskan pada pelanggan lama yang sudah dengan baik mengenal produk Anda dan pastinya membeli lebih banyak.
  3. Kembangkan strategi kompetitif. Seberapapun hebat produk Anda, kompetisi tetap punya cara mengurangi nilainya. Jangan karena merasa sudah bagus, Anda lupa diri. Kembangkan strategi kompetitif, sebuah cara yang membuat kompetitor sulit mengurangi nilai produk Anda. Contoh, produk Anda mungkin ditiru oleh kompetitor. Lakukan pengembangan produk Anda dengan beberapa penambahan. Walau pengembangannya kecil, setidaknya konsumen tahu mana produk Anda dan mana yang bukan.
  4. Cocokan produk dengan tim penjualan. Perusahaan Anda mungkin memiliki produk dari A sampai Z. Tiap produk pasti memiliki tim penjualan tersendiri, produk A menjadi keahlian sales team A dan seterusnya. Namun jangan merubah keahlian tim penjualan yang telah ahli di bidangnya masing-masing. Misal, sales team A tiba-tiba harus menjual produk B. Hal itu jelas akan menurunkan penjualan karena tim A tidak ahli menjual produk B. Terdengar seperti sesuatu yang biasa, namun hal-hal dasar itu kerap menjadi kesalahan yang dilakukan sebuah perusahaan. (as)

Kamis, 26 September 2013

6 Strategi Pemasaran yang Sedang Tren

Strategi marketing perlu diikuti trennya karena selalu berkembang dari waktu ke waktu
Jaringan media sosial hadir untuk Anda. Jika menggunakan taktik dan perangkat lunak yang tepat, Anda dapat menciptakan brand awareness. Agar efektif, Anda perlu menggunakan beberapa jaringan, pembuatan konten yang konstan dan pemantauan dan pengelolaan. Ini bukan hanya tentang memikirkan beberapa jaringan dan multimedia, juga tentang bagaimana beradaptasi dengan platform hardware baru di mana konsumen bisa menerima pesan.

Dalam ledakan teknologi dan media ini muncul tren marketing yang harus kita perhatikan. Berikut lima tren marketing yang perlu Anda kuasai agar membantu pemasaran produk, dikutip dari marketing.co.id:
  1. Content Marketing. Mengingat pentingnya peran dan cara kerjanya di media sosial, search, multimedia dan mobile, konten marketing kini menjadi fokus utama banyak merek. Banyak perusahaan yang belum memahami pentingnya tren dan bagaimana ini melandasi hampir seluruh digital marketing. Namun, merek seperti Coca Cola menyadari hal ini dan telah mengubah strategi mereka. Konten adalah dasar dari semua digital marketing dan ini merupakan alasan orang membaca, melihat dan berbagi. Menciptakan konten sangatlah penting untuk menciptakan brand awareness dan merambah keramaian yang bersumber dari marketing.
  2. Mobile Marketing. Dengan terus meningkatnya pengguna ponsel pintar dan tablet, menyesuaikan pesan pemasaran dan konten untuk platform mobile menjadi suatu keharusan. Karena semakin banyak konsumen yang melihat konten, menerima email, dan membeli produk dari perangkat kecil. Perusahaan perlu segera mendesain ulang website dan blog agar responsif untuk memastikan mereka sesuai dengan perangkat bergerak. Beberapa situs mencatat bahwa 30-40% dari semua lalu lintas berasal dari perangkat mobile. Ini seharusnya tidak diabaikan.
  3. Integrated digital marketing. Media sosial dan konten sangat memiliki dampak pada hasil pencarian. Google menciptakan Google+ dengan beberapa alasan termasuk menangkap sinyal sosial. Untuk itu pastikan setiap pendekatan yang dilakukan memungkinkan Anda mengikat mereka semua secara bersama-sama untuk mencapai efektivitas yang maksimum.
  4. Continuous marketing. Marketer perlu menyadari bahwa tren kuat yang sedang marak disebut continuous marketing. Ini bukan berarti Anda tidak boleh menjalankan promosi. Kenyataannya adalah apa yang ditemukan secara online (update jejaring sosial, Twitter stream, dan dalam penelusuran Google) membutuhkan aktivitas SEO yang konstan dan penciptaan konten, publishing dan marketing.
  5. Personalized marketing. Pendekatan marketing satu ukuran cocok untuk semua yang biasanya terjadi di televisi dan media tradisional menjadi kurang efektif karena kejenuhan media. Kita bisa melihat bagaimana munculnya personalized marketing di situs e-commerce, website, dan email yang menyesuaikan iklan dan user interface untuk kepentingan yang relevan dari konsumen. Ketika mengunjungi toko online sekali dan kemudian datang lagi, website tahu siapa Anda. Email berikutnya yang datang juga telah dipersonalisasi dengan produk yang Anda kunjungi saat berbelanja online. Web menangkap kebiasaan Anda seperti membaca data, menerapkan intelegensi dan menyajikan informasi yang relevan untuk Anda. Tren ini didorong oleh teknologi dengan menggunakan big data untuk meningkatkan efektivitas marketing.
  6. Visual marketing. Kita pertama kali melihat lanskap visual marketing ketika YouTube hadir beberapa tahun yang lalu. Sejak saat itu visual marketing terus bermunculan dengan munculnya Pinterest, Instagram, dan bahkan Slideshare.
Dalam 6 bulan terakhir ini, visual marketing telah berada ditingkat yang baru. Seperti video 6 detik dari Vine, dan sekarang aplikasi baru video Instagram yang berdurasi 15 detik menjadi rebutan marketer untuk menerapkan dan memanfatkan tren ini.
Anda harus memanfatkan tren marketing ini untuk meningkatkan keterlibatan secara online. Bagaimana dengan Anda? Manakan tren yang paling tepat bagi bisnis yang sedang Anda kelola saat ini? (bn)